Jumat, 04 Maret 2016

Cara Rias Pengantin Paes Ageng Jawa

Cara rias pengantin paes ageng Jawa tidak sembarangan orang bisa melakukannya. Ini dikarenakan seseorang yang mengabdikan dirinya sebagai ahli rias paes ageng membutuhkan keterampilan yang sangat khusus. Dalam tata rias pengantin paes ageng Jawa pun membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang cukup mendalam, dan mungkin saja hal seperti tidak bisa dilakukan oleh penata rias lain. Konon katanya dalam mitos budaya Jawa sebelum merias calon pengantin wanita, si penata rias harus melaksanakan puasa terlebih dahulu supaya aura positif dan kecantikan dari mempelai wanita tampak dengan sendirinya.

rias pengantin paes ageng modern,ageng basahan,ageng jilbab,model rias pengantin paes ageng,harga rias,cara merias,ageng berjilbab,rias paes ageng untuk wajah bulat,
baca juga : Cara Make Up Pengantin
Selain dari tradisi berpuasa cara rias pengantin paes ageng Jawa terdiri dari beberapa tahapan yang memang harus dilakukan oleh si penata rias, antara lain:

1. Menganalisis dan mengamati wajah calon mempelai wanita
Yang dimaksud menganalisis atau mengamati wajah dalam hal ini adalah perias harus betul-betul memperhatikan seluruh bagian wajah mulai dari muka dengan teliti hingga ke bagian yang terkecil sekalipun. Perias harus mengetahui karakter, postur, dan kulit wajah dari si mempelai wanita. Biasanya perias mulai mengamati dari jenis dan warna kulit pada wajah, bentuk muka, bentuk alis, bentuk mata, bentuk mata hingga ke bagian yang terkecil sekalipun, seperti bekas luka jerawat, flek hitam kerutan, dan sebagainya. Menganalisis wajah ini sangat dibutuhkan karena sangat penting untuk menentukan jenis kosmetik apa yang cocok untuk calon pengantin wanita dan bagaimana cara mengaplikasikan make-up tersebut supaya wajah dari si mempelai wanita bisa tampak sempurna.

2. Membuat desain riasan paes
Ciri khas yang paling menonjol dari cara rias pengantin paes ageng gaya Jawa ini adalah hiasan berwarna hitam yang terdapat pada dahi mempelai wanita yang biasa disebut dengan paes. Penata rias yang pengalamannya belum cukup banyak biasanya akan menggambar polanya di dahi terlebih dahulu sebelum melanjutkannya dengan memberi pidih hitam pada pola tersebut. Bedak yang sering dipergunakan untuk menambah kecantikan di wajah adalah bedak berwarna kuning. Bentuk atau gaya alis yang umum digunakan adalah gaya mangot yang mempunyai bentuk lengkungan alis yang menawan. Eye shadow yang digunakan berwarna hijau muda atau coklat dengan diaplikasikan secara samar-samar pada bagian atas kelopak mata. Tak luput juga pemerah bibir dan pipi. Warna merah pada bibir biasanya menggunakan warna merah sirih yang klasik.

3. Memilih kosmetik
Beberapa orang pastinya mempunyai kulit yang berbeda-beda, seperti kulit normal, kulit berminyak, kulit kering dan kulit campuran. Maka dari itu, perlu melakukan pemilihan kosmetik yang sesuai dengan karakter kulit masing-masing. Dalam masalah ini, akan lebih baik si mempelai wanita bertemu dan saling berkonfirmasi dahulu dengan perias dua minggu sebelum hari periasan, karena cara rias pengantin paes ageng perlu sangat teliti.

Itulah beberapa tahapan dalam melakukan rias pengantin paes ageng Jawa. Tahapan-tahapan tersebut sifatnya subyektif, yaitu sangat tergantung dari masing-masing perias. Selain itu, kondisi kulit dari sang calon pengantin juga sangat berpengaruh. Namun secara umum, tahapan-tahapan di atas merupakan pakem yang biasa dilakukan oleh para perias paes ageng. Demikianlah ulasan mengenai cara rias pengantin paes ageng gaya Jawa. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba.
Cara Rias Pengantin Paes Ageng Jawa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Sista Rosdyah